Legal Analysis of Buy Now Pay Later under Positive Law and Islamic Economic Law: Riba, Gharar, and Transactional Justice
DOI:
https://doi.org/10.63208/21015-522Keywords:
Buy Now Pay Later, Gharar, Islamic Economic Law, Riba, Transactional JusticeAbstract
Buy Now Pay Later (BNPL) is a digital financing service that allows consumers to acquire goods or services upfront and complete payment later, either as a lump sum or through installments. The growth of BNPL raises legal questions regarding contract validity, consumer protection, riba (usury), gharar (uncertainty), and transactional justice. This study uses a normative legal method with statutory and conceptual approaches. Legal materials were analyzed based on statutory provisions specifically Law Number 8 of 1999 on Consumer Protection and Financial Services Authority Regulation (POJK) Number 32 of 2025 on the Operation of Buy Now Pay Later (BNPL) National Sharia Board-Indonesian Council of Ulema (DSN-MUI) fatwas, and scholarly literature published between 2021 and 2025. This study examines the legal position of BNPL under Indonesian positive law, the mechanisms of BNPL in light of the prohibitions against riba and gharar in Islamic economic law, and the application of justice principles in BNPL transactions. The results indicate that BNPL holds a recognized legal standing as a financing service regulated within Indonesia's financial system. However, formal legality does not automatically equate to Sharia compliance. The presence of riba and gharar depends on contract design (akad), fee structures, late penalties, information disclosure, and underlying financing mechanisms. Therefore, BNPL operations must prioritize contract clarity, transparency, consumer protection, and transactional justice.
References
Adinda, A. K. (2025). Analisis hukum ekonomi syariah terhadap praktik perlindungan konsumen dalam layanan shopee paylater (Studi pada Gen Z di Kota Bandar Lampung) (Doctoral dissertation, UIN Raden Intan Lampung).
Asroriah, E. (2022). Analisis Hukum Ekonomi Syariah Terhadap Praktik Khiyar Dalam Transaksi Jual Beli Online (Studi Di Shopee Ibu Wiwik Pratiwi Menes Pandeglang) (Doctoral dissertation, Uin Sultan Maulana Hasanuddin Banten).
Darusalam, D. (2023). Tinjauan Hukum Ekonomi Syariah terhadap sistem pembayaran Spaylater pada aplikasi Shopee dikaitkan dengan Undang-Undang nomor 8 tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen (Doctoral dissertation, UIN Sunan Gunung Djati Bandung).
Feni, S. (2024). Perlindungan Konsumen Terhadap Pengguna Shopee Paylater Dari Tindakan Pihak Ketiga Dalam Tinjauan Hukum Ekonomi Syariah Dan Hukum Positif (Studi Pada Pengguna Aplikasi Shopee Di Bandar Lampung) (Doctoral dissertation, UIN Raden Intan Lampung).
Ikhsan, N. (2024). Analisis Hukum Ekonomi Syariah Tentang Transaksi Gesek Tunai Pada Paylater Shopee (Studi Pada Online Shopee Narindadm) (Doctoral dissertation, UIN Raden Intan Lampung).
Indah Lutfiyatul, A. (2021). Tinjauan Hukum Ekonomi Syariah Terhadap Penetapan Tarif Pada Praktik Jasa Pengiriman Barang Di PT Qyta Trans Group Purwokerto (Doctoral dissertation, UIN Prof. KH Saifuddin Zuhri Purwokerto).
Karim, Y. (2025). Regulasi dan Implementasi Fintech Syariah dalam Mendukung Inklusi Keuangan Berbasis Prinsip Syariah. Al Itmamiy Jurnal Hukum Ekonomi Syariah (Muamalah), 7(1), 59-77.
Nisa, R. J., Febriadi, S. R., & Permana, I. (2023, January). Tinjauan Fatwa DSN-MUI No. 108/DSN-MUI/X/2016 Terhadap Pembayaran Hotel Syariah Melalui Jasa Traveloka Paylater. In Bandung Conference Series: Sharia Economic Law (Vol. 3, No. 1, pp. 147-153).
PADK No. 2 Tahun 2026 tentang Penyelenggaraan BNPL bagi Perusahaan Pembiayaan dan Perusahaan Pembiayaan Syariah.
PADK No. 2 Tahun 2026 tentang Penyelenggaraan BNPL bagi Perusahaan Pembiayaan dan Perusahaan Pembiayaan Syariah.
POJK No. 22 Tahun 2023 tentang Pelindungan Konsumen dan Masyarakat di Sektor Jasa Keuangan.
POJK No. 22 Tahun 2023 tentang Pelindungan Konsumen dan Masyarakat di Sektor Jasa Keuangan.
POJK No. 3 Tahun 2024 tentang Penyelenggaraan Inovasi Teknologi Sektor Keuangan.
POJK No. 3 Tahun 2024 tentang Penyelenggaraan Inovasi Teknologi Sektor Keuangan.
POJK No. 32 Tahun 2025 tentang Penyelenggaraan Beli Sekarang Bayar Nanti (BNPL).
POJK No. 32 Tahun 2025 tentang Penyelenggaraan Beli Sekarang Bayar Nanti (BNPL).
Rahmadani, D. (2025). Analisis Hukum Ekonomi Syariah Terhadap Penambahan Biaya Layanan Driver Maxim Di Kota Parepare (Doctoral dissertation, IAIN Parepare).
Setiawan, S., & Ridwanulloh, M. U. (2024). Analisis hukum ekonomi syariah terhadap penerapan sistem pembayaran cicilan (PayLater) pada marketplace Shopee. MAQASIDI: Jurnal Syariah dan Hukum, 69-85.
Subagiyo, R., & Budiman, A. (2021). Kebijakan Penetapan Tarif Ojek Online Dalam Pandangan Maqashid Syariah. MUSLIMPRENEUR Jurnal Ekonomi Dan Kajian Keislaman, 1(1), 55-73.
Sulastri, S. (2021). Perlindungan Konsumen Terhadap Penetapan Fee dalam Jasa Titip Pembelian Barang Online di Kota Parepare Perspektif Hukum Ekonomi Syariah (Doctoral dissertation, IAIN Parepare).
Umam, K. (2022). Pembatalan Penggunaan Jasa Go-Ride Di Desa Panglegur Kecamatan Tlanakan Kabupaten Pamekasan Perspektif Kompilasi Hukum Ekonomi Syari’ah Pasal 20 Ayat 9 (Doctoral dissertation, Institut Agama Islam Negeri Madura).
UU No. 27 Tahun 2022 tentang Pelindungan Data Pribadi.
UU No. 27 Tahun 2022 tentang Pelindungan Data Pribadi.
UU No. 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan — kini telah diubah oleh UU No. 4 Tahun 2026.
UU No. 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan — kini telah diubah oleh UU No. 4 Tahun 2026.
UU No. 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen.
UU No. 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen.
Wati, A., & Ningsih, S. H. (2023). Analisis hukum ekonomi syariah dalam transaksi paylater pada aplikasi Shopee. Jurnal Hukum Ekonomi Syariah, 2(1), 98-108.
Wulandari, P. T. R., Fasa, M. I., & Ja'far, A. K. (2022). Kredit Berbasis Paylater Terhadap Konsumen Milenial Dalam Pandangan Hukum Ekonomi Syariah (Studi pada Marketplace Shopee). Salam (Islamic Economics Journal), 3(2), 121-132.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 The Author(s)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


